13 Juni 2024

Indotimpost

Berita Lokal Terpercaya

Penjajahan Terus Menyerbu Jenin di Tengah Bentrokan dengan Perlawanan Palestina

INDOTIMPOST.COM |Gaza – Rabu 22 Mey 2024, Channel 14 Israel melaporkan ledakan di kendaraan militer tentara pendudukan akibat alat peledak yang ditanam di pinggir jalan di kota Jenin, pada saat operasi militer Israel di Tepi Barat berlanjut.

Koresponden Al Jazeera mengatakan bahwa tentara pendudukan Israel mengirimkan bala bantuan tambahan ke Jenin di Tepi Barat bagian utara. Operasi yang berlangsung sejak Selasa pagi kemarin ini menyebabkan 8 warga Palestina tewas – termasuk anak-anak – dan 21 orang lainnya luka-luka, 3 orang di antaranya tergolong serius.

Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan bahwa pasukan pendudukan Israel menahan ambulansnya ketika sedang mengangkut seorang martir yang terbunuh oleh pendudukan di kota tersebut.

Asosiasi tersebut mengatakan bahwa timnya berhasil menghubungi seorang syahid – yang identitasnya belum diketahui – dari lingkungan Al-Hadaf, sebelum pasukan pendudukan menyita ambulans saat mengangkut syahid tersebut ke rumah sakit.

Dia menambahkan bahwa tentara pendudukan Israel menargetkan ambulansnya dengan peluru tajam di lingkungan Al-Hadaf ketika ambulans tersebut hendak merawat orang-orang yang terluka, sehingga menyebabkan kerusakan pada struktur kendaraan.

Bentrokan terus berlanjut antara pasukan pendudukan dan faksi perlawanan Palestina, dan Brigade Al-Qassam di Tepi Barat mengatakan bahwa mereka menghadapi pasukan pendudukan dan kendaraan mereka yang menyerbu Jenin dan kampnya.

Brigade tersebut menambahkan bahwa mereka, bersama dengan faksi lainnya, terlibat dalam bentrokan dengan kekerasan melawan pasukan pendudukan, termasuk menargetkan kendaraan Israel dengan alat peledak di berbagai wilayah kota dan kampnya.

Tahanan tersebut, Wafaa Jarrar, istri pemimpin Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), Abdul Jabbar Jarrar, terluka di Jenin selama penangkapannya dan upaya untuk memindahkannya ke Israel.

Jarrar yang merupakan koordinator Asosiasi Keluarga Martir dan Tahanan di Jenin ditangkap dari rumahnya di kota itu kemarin, Selasa. Anggota keluarganya mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dia terluka dalam pemboman kendaraan militer Israel.

Dalam konteks operasi militer Israel, pasukan pendudukan menyerbu kamp Aida di utara Betlehem tadi malam. Kantor Berita Palestina (Wafa) mengatakan bahwa pasukan pendudukan menyerbu kamp tersebut, yang ditempatkan di lingkungan Uwais dan Abu Akar, dan menggerebek beberapa rumah.

Pasukan pendudukan juga menangkap tahanan yang dibebaskan, Hanin Masaeed, dari kamp Aida di selatan Tepi Barat.

Pasukan pendudukan juga menyerbu beberapa kota kecil dan kecil di Tepi Barat, termasuk kota Ni’lin, sebelah barat Ramallah, kamp Al-Fawwar di selatan Hebron, daerah Wadi Al-Hariya di Hebron, desa Zaatara, sebelah timur. Betlehem, dan kota Qalqilya.

Baca Kelaparan di Gaza!, Israel Cegah Masuknya 3.000 Truk Bantuan Kemanusiaan

Di sisi lain, Kantor Hak Asasi Manusia PBB mengungkapkan kengeriannya setelah tewasnya warga Palestina, termasuk dua anaknya, dalam operasi mematikan pasukan Israel di Jenin.

Kantor tersebut menambahkan, dalam sebuah tweet di situs X, bahwa pertumpahan darah yang tidak masuk akal harus dihentikan dan mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban.

Sumber: (Al Jazeera/aw)