13 Juni 2024

Indotimpost

Berita Lokal Terpercaya

Diduga Staf Desa Kadatong Menjadi Korban Pelecehan Seksual Oleh Kadesnya

INDOTIMPOST.COM | Takalar – Kepala Desa (Kades) Kadatong, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan kembali membuat heboh masyarakat atas dugaan pelecehan seksual terhadap warganya.

Sebelumnya Kades Kadatong bernama Abdul Rauf diduga melakukan pelecahan seksual terhadap perempuan berinisial NM (18) pada 25 Juni 2023 lalu diruang kerjanya.

Kini muncul lagi korban selanjutnya tak lain merupakan staf desa Kadatong berinisial SR (30).Dimana (SR) merupakan korban selanjutnya dari perilaku pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Kades Kadatong.

Baca Juga : Oknum Kades di Takalar Diduga Melakukan Perbuatan Asusila Terhadap Warganya*

Menurut keterangan (SR) saat diwawancara menjelaskan, berawal ketika ia datang ke kantor desa untuk mempertanyakan pencairan dana karang taruna. Dimana sebelumnya dia melaksanakan kegiatan namun (SR) menggunakan dana pribadi dan akan diganti setelah pencairan dana desa.

Awalnya sekitar bulan September 2023, saya menghadap ke Pak Desa untuk mempertanyakan terkait penggantian dana karang taruna yang sudah di pakai. Dimana kegiatan itu menggunakan dana pribadi saya dan pak desa akan menggantikan setelah dana desa cair,” kata (SR) saat diwawancara di salah satu warkop di Pallangga, Rabu (08/11/2023).

Pada saat (SR) sampai di kantor, Pak Desa menyuruh menutup pintu ruangannya dengan alasan jangan sampai ada yang dengar pembicaraan dan tiba-tiba pak desa menarik (SR) ke pangkuannya yang pada saat itu berdiri tepat disamping meja kerja pak desa, kemudian pak desa mengaitkan tangan dan merangkul kemudian meraba-raba area sensitif (SR) dan mencium pipinya sampai 3 kali .

Kemudian tidak berselang beberapa menit pak desa panggil masuk anaknya dan menanyakan terkait pencairan dana desa.

Baca Juga : Kades Kadatong Anggap Korban Sebagai Keponakan, NM: Saya Tidak Punya Hubungan Keluarga 

Lebih lanjut (SR) menjelaskan bahwa kejadian itu terjadi 2 kali berselang dua hari dari kejadian pertama.

Kejadian itu dilakukan lagi pak desa Kadatong, setelah saya ambil uang pengganti berselang 2 hari setelah kejadian pertama. Bahkan kejadian kedua lebih parah karena sampai mau mencium bibir saya pak,” Jelas (SR).

Diketahui bahwa (SR) merupakan staf Desa Kadatong dan sepupu 2 kali dengan kepala Desa Kadatong.

Sementara itu Kades Kadatong, Abdul Rauf saat dikonfirmasi mengenai peristiwa yang dialami oleh (SR) belum merespon sampai berita ini di naikkan.