13 Juni 2024

Indotimpost

Berita Lokal Terpercaya

Aksi Bela Palestina di Kedubes AS, Massa Kecam Genosida di Gaza dan Semilyar Laknat untuk Israel

INDOTIMPOST.COM | Jakarta – Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis (KIBBM)menggelar aksi Bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Sabtu (1/6/2024).

Aksi tersebut mengusung teme “Semilyar Laknat untuk Israel” yang merujuk peristiwa genosida di Kota Rafah, Jalur Gaza Selatan yang baru-baru ini terjadi.

“237 hari sejak agresi Zionis Israel ke Gaza, semakin jumawa dengan membantai para pengungsi di Rafah. Membakar hidup BAYI dan ANAK-ANAK. Membunuh PEREMPUAN dan LAKI-LAKI SIPIL tak berdosa. Ketika banyak negara mengecam Israel sebagai negara teroris, dengan membantai sodara-sodara kita.. Akankah kita diam dan hanya menjadi penonton?” demikian seruan KIRIM dalam aksi tersebut.

Aksi tersebut dimulai pukul 06.00 WIB di Jalan Merdeka Selatan yang mengarah ke Balai Kota. Jalan di area tersebut juga ditutup untuk menjaga aksi tetap berjalan Damai.

Polisi juga memasang barrier pembatas agar pengendara tak melintas di jalan tersebut. Aparat keamanan juga berjaga untuk mengamankan aksi tersebut.

“Kepada Bapak Jokowi, tunjukkan dukungan kepada kemerdekaan Palestina di akhir masa jabatan Anda,” kata koordinator aksi, Ustadz Bachtiar Nasir, dari mobil komando.

Aksi tersebut tidak hanya dihadiri masyarakat Jabodetabek saja, namun ada pula dari luar daerah, seperti Kalimantan, Sulawesi, hingga Sumatera. Mereka datang untuk menyuarakan dukungan kepada kemerdekaan Palestina.

“Kami datang dari dengan ongkos sendiri, demi perjuangan kemerdekaan Palestina,” kata Ahmad, seorang peserta yang berangkat dari Sulawesi Selatan.

Dalam aksi itu, para peserta unjuk rasa juga membawa berbagai poster bertuliskan dukungan kepada Palestina. Misalnya “Freedom for Palestine”, “Save Gaza”, ” Tangkap Netanyahu “, dan “All Eyes on Rafah”.

Para peserta juga membawa atribut bernuansa Palestina. Mulai dari pakaian, hingga pernak-pernik berwarna bendera Palestina. (Aw/ spirit of Aqsa)